Tampilkan postingan dengan label terunik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label terunik. Tampilkan semua postingan
Selasa, 18 Februari 2014
7 Peraturan Hukum Terunik Di Dunia
7 peraturan hukum terunik di dunia - setiap negara maupun daerah memiliki hukum. Hukum di buat untuk menertibkan masyarakat. Hukum di buat seadil-adilnya (walaupun pada penerapannya terkadang tidak adil) dan hukum bersifat memaksa tanpa terkecuali.
Namun ada beberapa hukum di dunia ini yang justru terdengar unik bahkan lucu. Berikut 7 peraturan hukum terunik di dunia yang pernah ada dan mungkin ada sampai saat ini.
7. Di California, Sebuah kendaraan tanpa pengemudi tidak boleh melewati kecepatan 60 mil per jam

Seberapa seringkah Anda melihat sebuah kendaraan tanpa pengemudi yang melewati kecepatan 0 mil per jam? Terlebih lagi mobil itu melewati batas kecepatan? Wow.. Siapa yang akan kena hukum atas hal itu? Si mobil?
Walaupun hukum ini terdengar tidak masuk akal, tetapi tidak akan lama sejak dibuktikannya mobil tanpa pengemudi (driverless car) oleh Google. Ya, akhirnya hukum ini tidak lagi hanya menghukum si mobil dan dapat dipraktikkan secara nyata pada saat itu (yang membuat hukum ini mungkin adalah seorang peramal).
6. Di Nova Scotia, Canada, Menyiram rumput selagi hujan adalah ilegal

Mungkin untuk menghemat air dan mengalokasikannya dengan tepat, hukum ini tidak terlalu aneh jika tujuannya itu. Tapi, kapan terakhir kali Anda melihat seseorang keluar rumah untuk menyiram rumput, padahal langit juga sedang melakukan hal yang sama (sedang hujan)? Keluar rumah selagi hujan saja sudah malas, apalagi untuk menyiram rumput selagi hujan.
5. Di New York, Melompat dari gedung akan dihukum dengan kematian

Melompat dari gedung, kemudian dihukum dengan kematian, nasib lebih beruntung apalagi yang bisa menimpa orang tersebut? Tapi, orang yang ingin bunuh diri akan senang mengetahui ada hukum ini karena pihak berwajib akan menyelesaikan tindakan ini jika orang tersebut memang belum menjadi sebuah tubuh hancur yang tidak bernyawa.
Tujuan aturan ini dibuat adalah mengantisipasi suatu kejadian dimana seseorang melompat bunuh diri selagi jalanan ramai dan menimpa pejalan kaki. Yah, tapi siapa yang memikirkan hukum ini selagi mereka melompat bunuh diri, itupun jika mereka tau. Mungkin cukup masuk akal jika kita memikirkan situasi yang berbeda seperti jika orang itu melompat untuk memacu adrenalin (terjun payung, bungee jumping, atau parkour).
4. Di United Kingdom, seorang wanita hamil boleh kencing dimana saja yang ia mau, termasuk topi polisi jika ia memintanya

Anda seorang turis dan ingin melihat penjaga kerajaan di UK, lalu seorang wanita hamil mendekati penjaga kerajaan tersebut dan meminta helmnya agar ia dapat buang air kecil di helm tersebut, Anda mungkin akan mengurungkan niat Anda. Ya, di UK, seorang wanita hamil boleh buang air kecil dimana saja jika ia mau termasuk topi pihak berwajib (polisi) jika ia memintanya. Hal ini bahkan sudah dibuktikan, dimana polisi juga harus menutupi kejadian ini dengan sebuah mantel.
Ini adalah salah satu aturan paling tua yang masih ada hingga sekarang ini, dimana telah berlaku sejak zaman kereta kuda sebagai sarana transportasi. Jadi jika di UK ada seorang wanita hamil yang meminta topi Anda, ingatlah akan hukum ini.
3. Di Thailand, Keluar rumah selagi tidak mengenakan celana dalam adalah tindakan ilegal, walaupun mengenakan pakaian lainnya (tidak telanjang)

Seseorang sedang jalan-jalan di Thailand, tiba-tiba ia ditangkap. Orang tersebut lalu menanyakan apa kesalahan yang ia lakukan dan si polisi menjawab: "Anda tidak mengenakan celana dalam. Anda berhak untuk diam, segala hal bla bla ... (membacakan hak terdakwa)." Wow.. Polisi tersebut pasti mempunyai mata yang dapat melihat tembus pandang untuk mengetahui hal tersebut.
Darimana polisi tersebut tahu bahwa orang tersebut tidak mengenakan celana dalam padahal ia mengenakan pakaian lainnya dengan lengkap. Jadi jika ia tidak mengenakan celana luar tapi mengenakan celana dalam maka itu lebih baik?
2. Di Singapura, Kencing di Elevator (lift) adalah tindakan ilegal

Setiap orang tentu tidak menyukai elevator yang berbau urine (air kecil), tetapi Singapura atau Singapore secara resmi benar-benar membenci hal tersebut. Beberapa elevator mereka bahkan dilengkapi dengan Urine Detection Devices (UDD). UDD ini akan mendeteksi apakah ada bau urine di elevator, jika ada maka alarm akan berbunyi dan pintu elevator tidak akan terbuka hingga polisi tiba dan menangkap si terdakwa.
Buang air kecil di elevator (lift)? Yang benar saja. Bayangkan Anda sedang menunggu elevator, pintu terbuka dan Anda melihat orang sedang buang air kecil di sana. Topik yang cocok jika kita sedang membicarakan mengenai situasi yang canggung (aneh). Orang luar biasa mana yang akan melakukan ini? Tapi jika Anda mencari di Internet, Anda akan dapat menemukan bahwa elevator yang berbau urine sering terjadi (biasa saat seseorang sedang mabuk, mereka ditemukan buang air kecil di elevator).
1. Di Florida, Anda tidak diijinkan untuk bersetubuh (kawin atau sex) dengan landak

Walaupun seseorang menggunakan imajinasi terburuknya, pernahkan membayangkan bersetubuh dengan seekor landak? Inilah aturan yang ada di Florida, Anda dilarang kawin atau bersetubuh dengan seekor landak.
Memang terdengar sangat tidak masuk akal, tapi pada kenyataannya ada dua orang turis Rusia yang ingin mencoba melanggar hukum ini. Seperti yang dapat Anda bayangkan, pada akhirnya kedua turis ini masuk ke rumah sakit dan ditemukan duri landak di alat kelamin mereka dan mereka hampir harus kehilangan alat kelamin mereka.
Untungnya hal ini diketahui setelah mereka keluar dari Florida dan mereka tidak dihukum atas hal ini. Inilah yang mereka dapatkan karena melecehkan si landak.
Demikianlah informasi unik mengenai 7 peraturan hukum terunik di dunia. Ternyata tambah lama tingkah laku manusia semakin menggila, hingga dibuat hukum yang terdengar gila juga. Namun pada dasarnya hukum diatas dibuat supaya orang tidak melanggar perbuatan yang dimaksud. Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan sobat sekalian. 4.5
Selasa, 24 Desember 2013
Tempat Tidur Anak Terunik di Dunia
1. Lamine (12 tahun, Senegal)

Dia adalah seorang murid di sekolah desa "Koranic school" (sekolah al-Quran), khusus untuk anak laki-laki. Ia berbagi kamar dengan anak laki-laki lainnya. Tempat tidur merupakan dasar bagi mereka, beberapa didukung oleh batu bata untuk kaki kasurnya.
Pada jam 6 setiap pagi, anak-anak mulai bekerja di peternakan sekolah, dimana mereka belajar bagaimana untuk menggali, panen jagung dan membajak ladang dengan menggunakan keledai. Pada sore hari mereka mempelajari Quran. Waktu luangnya (Lamine) suka bermain sepak bola dengan teman-temannya.
2. Tzvika (9 tahun, Israel)

Tzvika, tinggal di sebuah blok apartemen di Beitar Illit, sebuah pemukiman Israel di Tepi Barat. Ini adalah sebuah daerah yang terjaga keamanannya di 36.000 haredi (Ortodoks) Yahudi. Televisi dan surat kabar dilarang dari pemukiman tersebut.
Rata-rata keluarga memiliki 9 anak, tetapi Tzvika hanya memiliki 1 saudara perempuan dan 2 saudara, yang tidur satu kamar. Dia dibawa dengan mobil ke sekolah. Olahraga dilarang dari kurikulum sekolahnya.
Tzvika pergi ke perpustakaan setiap hari dan menikmati membaca kitab suci. Dia juga suka main game yang mengandung unsur agama di komputernya. Dia ingin menjadi seorang "rabbi", dan makanan favoritnya adalah schnitzel dan chip.
3. Jamie (9 tahun, New York)

Jamie tinggal bersama orang tua dan saudara kembar adik dan kakaknya di penthouse di 5th Avenue, New York. Jamie bersekolah di sebuah sekolah bergengsi dan dia merupakan murid yang baik.
Dalam waktu luangnya ia mengambil les judo dan pergi untuk berenang. Dia sangat suka pelajaran keuangan. Ketika ia besar nanti, dia ingin menjadi pengacara seperti ayahnya.
4. Indira (7 tahun, Nepal)

Indira hidup bersama saudara, orangtua dan adiknya di dekat Kathmandu di Nepal. Rumahnya hanya memiliki 1 kamar, dengan 1 tempat tidur dan 1 kasur. Saat tidur, anak-anak berbagi kasur di lantai.
Indira telah bekerja di tambang granit lokal sejak dia berumur 3 tahun. Keluarganya sangat miskin sehingga setiap orang harus bekerja. Ada 150 anak-anak lainnya yang bekerja di pertambangan.
Indira bekerja 6 jam sehari dan kemudian membantu ibunya dengan pekerjaan rumah tangga. Dia juga menghadiri sekolah dengan harus menempuh 30 menit berjalan kaki. Makanan kesukaannya adalah mie. Dia ingin menjadi penari saat ia besar nanti.
5. Jasmine (4 tahun, Amerika Serikat)

Jasmine (Jazzy), tinggal di sebuah rumah besar di Kentucky, Amerika Serikat, bersama orang tuanya dan tiga bersaudara. Rumahnya adalah di pedesaan, dikelilingi oleh lahan pertanian.
Kamar tidurnya penuh dengan tajuk dan ikat pinggang yang telah dia menangkan dalam kontes kecantikan. Dia telah mengikuti lebih dari 100 kompetisi. Waktu luangnya digunakan untuk latihan. Setiap hari ia selalu berlatih di panggung dengan pelatihnya. Jazzy ingin menjadi bintang rock ketika ia besar nanti.
6. Keluarga Pendatang (Roma, Italia)

Rumah untuk anak ini dan keluarganya adalah kasur di sebuah lapangan di pinggiran kota Roma, Italia. Keluarganya berasal dari Rumania dan pindah ke Roma dengan bus, setelah mengemis uang untuk membayar tiket mereka.
Ketika mereka tiba di Roma, mereka berkemah di atas tanah pribadi, tetapi polisi mengusir mereka. Mereka tidak memiliki surat-surat identitas, sehingga tidak bisa mendapatkan pekerjaan legal. Orangtua anak itu membersihkan kaca jendela mobil di jalanan. Tak seorangpun dari keluarganya yang pernah ke sekolah.
7. Dong (9 tahun, Cina)

Dong tinggal di propinsi Yunnan di selatan-barat Cina dengan adik, orang tua dan kakeknya. Ia berbagi kamar dengan adiknya dan orang tua. Keluarga memiliki tanah yang hanya cukup untuk menanam padi dan tebu milik sendiri.
Dong ke sekolah selama 20 menit berjalan kaki. Dia sangat menikmati dalam menulis dan bernyanyi. Paling malam, dia menghabiskan 1 jam mengerjakan PR dan 1 jam menonton televisi. Ketika besar, Dong ingin menjadi polisi.
8. Roathy (8 tahun, Kamboja)

Roathy tinggal di pinggiran Phnom Penh, Kamboja. Rumahnya berada di tempat pembuangan sampah besar. Kasurnya terbuat dari ban bekas. 5000 orang tinggal dan bekerja di sini.
Pada jam 6 setiap pagi, Roathy dan ratusan anak-anak lain diberi kesempatan untuk mandi di pusat amal lokal sebelum mereka mulai bekerja, mengais-ngais kaleng dan botol plastik, yang dijual ke perusahaan daur ulang.
9. Nantio (15 tahun, Kenya)

Nantio adalah anggota dari suku Rendille di Kenya utara. Dia memiliki 2 saudara laki-laki dan 2 saudara perempuan. Rumahnya adalah sebuah kubah tenda seperti terbuat dari kulit sapi dan plastik, dengan sedikit ruang untuk berdiri. Ada api di tengah, di ruang tidur keluarga.
Tugas Nantio mencari kambing, memotong kayu bakar dan mengambil air. Dia pergi ke sekolah desa selama beberapa tahun, namun memutuskan untuk tidak melanjutkan.
Nantio berharap seorang Moran (prajurit) akan memilih dia untuk menikah. Dia punya pacar sekarang, tetapi tidak biasa bagi seorang wanita Rendille untuk memiliki beberapa pacar sebelum menikah. Pertama, ia harus menjalani sunat, sesuai tradisi.
10. Joey (11 tahun, Amerika Serikat)

Joey tinggal di Kentucky, Amerika Serikat, dengan orangtua dan kakak perempuan. Ia secara rutin menemani ayahnya di perburuan. Dia memiliki 2 senapan dan panah dan pertama kali membunuh rusa pada usia 7 tahun.
Dia berharap untuk menggunakan panah selama musim berburu berikutnya karena ia telah merasa lelah jika menggunakan senapan. Dia mencintai kehidupan luar ruang dan berharap untuk terus berburu menjadi dewasa.
Keluarganya selalu memasak dan memakan daging dari binatang yang mereka dapatkan dari berburu. Joey tidak setuju bahwa binatang harus dibunuh hanya untuk olahraga. Ketika dia tidak pergi berburu, Joey bersekolah dan menikmati menonton televisi dengan hewan peliharaannya, seekor kadal naga berjanggut, bernama Lily.

Dia adalah seorang murid di sekolah desa "Koranic school" (sekolah al-Quran), khusus untuk anak laki-laki. Ia berbagi kamar dengan anak laki-laki lainnya. Tempat tidur merupakan dasar bagi mereka, beberapa didukung oleh batu bata untuk kaki kasurnya.
Pada jam 6 setiap pagi, anak-anak mulai bekerja di peternakan sekolah, dimana mereka belajar bagaimana untuk menggali, panen jagung dan membajak ladang dengan menggunakan keledai. Pada sore hari mereka mempelajari Quran. Waktu luangnya (Lamine) suka bermain sepak bola dengan teman-temannya.
2. Tzvika (9 tahun, Israel)

Tzvika, tinggal di sebuah blok apartemen di Beitar Illit, sebuah pemukiman Israel di Tepi Barat. Ini adalah sebuah daerah yang terjaga keamanannya di 36.000 haredi (Ortodoks) Yahudi. Televisi dan surat kabar dilarang dari pemukiman tersebut.
Rata-rata keluarga memiliki 9 anak, tetapi Tzvika hanya memiliki 1 saudara perempuan dan 2 saudara, yang tidur satu kamar. Dia dibawa dengan mobil ke sekolah. Olahraga dilarang dari kurikulum sekolahnya.
Tzvika pergi ke perpustakaan setiap hari dan menikmati membaca kitab suci. Dia juga suka main game yang mengandung unsur agama di komputernya. Dia ingin menjadi seorang "rabbi", dan makanan favoritnya adalah schnitzel dan chip.
3. Jamie (9 tahun, New York)

Jamie tinggal bersama orang tua dan saudara kembar adik dan kakaknya di penthouse di 5th Avenue, New York. Jamie bersekolah di sebuah sekolah bergengsi dan dia merupakan murid yang baik.
Dalam waktu luangnya ia mengambil les judo dan pergi untuk berenang. Dia sangat suka pelajaran keuangan. Ketika ia besar nanti, dia ingin menjadi pengacara seperti ayahnya.
4. Indira (7 tahun, Nepal)

Indira hidup bersama saudara, orangtua dan adiknya di dekat Kathmandu di Nepal. Rumahnya hanya memiliki 1 kamar, dengan 1 tempat tidur dan 1 kasur. Saat tidur, anak-anak berbagi kasur di lantai.
Indira telah bekerja di tambang granit lokal sejak dia berumur 3 tahun. Keluarganya sangat miskin sehingga setiap orang harus bekerja. Ada 150 anak-anak lainnya yang bekerja di pertambangan.
Indira bekerja 6 jam sehari dan kemudian membantu ibunya dengan pekerjaan rumah tangga. Dia juga menghadiri sekolah dengan harus menempuh 30 menit berjalan kaki. Makanan kesukaannya adalah mie. Dia ingin menjadi penari saat ia besar nanti.
5. Jasmine (4 tahun, Amerika Serikat)

Jasmine (Jazzy), tinggal di sebuah rumah besar di Kentucky, Amerika Serikat, bersama orang tuanya dan tiga bersaudara. Rumahnya adalah di pedesaan, dikelilingi oleh lahan pertanian.
Kamar tidurnya penuh dengan tajuk dan ikat pinggang yang telah dia menangkan dalam kontes kecantikan. Dia telah mengikuti lebih dari 100 kompetisi. Waktu luangnya digunakan untuk latihan. Setiap hari ia selalu berlatih di panggung dengan pelatihnya. Jazzy ingin menjadi bintang rock ketika ia besar nanti.
6. Keluarga Pendatang (Roma, Italia)

Rumah untuk anak ini dan keluarganya adalah kasur di sebuah lapangan di pinggiran kota Roma, Italia. Keluarganya berasal dari Rumania dan pindah ke Roma dengan bus, setelah mengemis uang untuk membayar tiket mereka.
Ketika mereka tiba di Roma, mereka berkemah di atas tanah pribadi, tetapi polisi mengusir mereka. Mereka tidak memiliki surat-surat identitas, sehingga tidak bisa mendapatkan pekerjaan legal. Orangtua anak itu membersihkan kaca jendela mobil di jalanan. Tak seorangpun dari keluarganya yang pernah ke sekolah.
7. Dong (9 tahun, Cina)

Dong tinggal di propinsi Yunnan di selatan-barat Cina dengan adik, orang tua dan kakeknya. Ia berbagi kamar dengan adiknya dan orang tua. Keluarga memiliki tanah yang hanya cukup untuk menanam padi dan tebu milik sendiri.
Dong ke sekolah selama 20 menit berjalan kaki. Dia sangat menikmati dalam menulis dan bernyanyi. Paling malam, dia menghabiskan 1 jam mengerjakan PR dan 1 jam menonton televisi. Ketika besar, Dong ingin menjadi polisi.
8. Roathy (8 tahun, Kamboja)

Roathy tinggal di pinggiran Phnom Penh, Kamboja. Rumahnya berada di tempat pembuangan sampah besar. Kasurnya terbuat dari ban bekas. 5000 orang tinggal dan bekerja di sini.
Pada jam 6 setiap pagi, Roathy dan ratusan anak-anak lain diberi kesempatan untuk mandi di pusat amal lokal sebelum mereka mulai bekerja, mengais-ngais kaleng dan botol plastik, yang dijual ke perusahaan daur ulang.
9. Nantio (15 tahun, Kenya)

Nantio adalah anggota dari suku Rendille di Kenya utara. Dia memiliki 2 saudara laki-laki dan 2 saudara perempuan. Rumahnya adalah sebuah kubah tenda seperti terbuat dari kulit sapi dan plastik, dengan sedikit ruang untuk berdiri. Ada api di tengah, di ruang tidur keluarga.
Tugas Nantio mencari kambing, memotong kayu bakar dan mengambil air. Dia pergi ke sekolah desa selama beberapa tahun, namun memutuskan untuk tidak melanjutkan.
Nantio berharap seorang Moran (prajurit) akan memilih dia untuk menikah. Dia punya pacar sekarang, tetapi tidak biasa bagi seorang wanita Rendille untuk memiliki beberapa pacar sebelum menikah. Pertama, ia harus menjalani sunat, sesuai tradisi.
10. Joey (11 tahun, Amerika Serikat)

Joey tinggal di Kentucky, Amerika Serikat, dengan orangtua dan kakak perempuan. Ia secara rutin menemani ayahnya di perburuan. Dia memiliki 2 senapan dan panah dan pertama kali membunuh rusa pada usia 7 tahun.
Dia berharap untuk menggunakan panah selama musim berburu berikutnya karena ia telah merasa lelah jika menggunakan senapan. Dia mencintai kehidupan luar ruang dan berharap untuk terus berburu menjadi dewasa.
Keluarganya selalu memasak dan memakan daging dari binatang yang mereka dapatkan dari berburu. Joey tidak setuju bahwa binatang harus dibunuh hanya untuk olahraga. Ketika dia tidak pergi berburu, Joey bersekolah dan menikmati menonton televisi dengan hewan peliharaannya, seekor kadal naga berjanggut, bernama Lily.
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)