Tampilkan postingan dengan label 4. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 4. Tampilkan semua postingan
Jumat, 14 Februari 2014
Polis Tahan 4 Lelaki Terbabit P’himpunan Haram

KOTA BHARU – Polis menahan empat lelaki kerana terbabit mengadakan perhimpunan haram bagi membantah kenaikan harga petrol dan diesel yang diadakan berhampiran sebuah pasar raya di sini, semalam.
Ketua Polis Kelantan, Datuk Jalaluddin Abdul Rahman, berkata keempat-empat lelaki itu berumur antara 22 hingga 36 tahun ditahan di tempat kejadian kira-kira 3.20 petang.
“Kes disiasat mengikut Seksyen 9(5) Akta Perhimpunan Aman 2012. Keempat-empat mereka akan dibebaskan atas jaminan polis selepas keterangan diambil,” katanya dalam satu kenyataan di sini, hari ini.
Jalaluddin berkata, polis turut merampas risalah berkaitan perhimpunan itu.
Beliau berkata, terdapat kira-kira 20 orang sudah berhimpun pada masa itu namun keempat-empat mereka enggan bersurai dan meneruskan perhimpunan sebelum polis menahan mereka.
Sementara itu, dua lelaki maut dan seorang parah selepas kenderaan mereka terbabas dalam kemalangan di Jalan Salor Baharu-Pasir Mas pada pukul 2 pagi
ini.
`
Mereka yang maut adalah pemandu kenderaan jenis Honda Civic iaitu Mohd Asrul Afian Samsudin, 24, dan penumpang belakang Muhammad Atras Ramli, 29.
Muhammad Atras maut di tempat kejadian manakala Mohd Asrul Afian meninggal dunia di Hospital Pasir Mas manakala yang parah Azizul Abdullah, 29, kini
menerima rawatan di Hospital Raja Perempuan Zainab II di sini.
Dua lagi rakan mereka yang berumur berumur 29 dan 21 tahun bagaimanapun hanya cedera ringan.
Jalaluddin berkata kesemua mereka berasal dari Jertih, Terengganu dan dipercayai kenderaan ketika itu dipandu laju sehingga terbabas. – BERNAMA
Selasa, 31 Desember 2013
4 Fenomena Alam yang Menakjubkan
Alam selalu memiliki keajaiban yang membuat takjub. Bahkan, dari sekumpulan air bisa menciptakan pemandangan yang tak lazim terjadi. 4 peristiwa di bawah ini menjad contoh keindahan yang terjadi di bumi ini.
Api Terjun (Horsetail Falls)
Fenomena Api Terjun ini terdapat di Yosemite National Park yang terletak di California. Dinamakan Api terjun karena pada saat air jatuh dari ketinggian sekitar 2000 kaki, mirip dengan cairan lava yang sedang jatuh dari atas. Sebenarnya fenomena ini bukanlah lava yang jatuh, melainkan air yang sedang terjun mendapatkan efek dari sinar matahari yang akan terbenam.
Api Terjun (Horsetail Falls)
Fenomena Api Terjun ini terdapat di Yosemite National Park yang terletak di California. Dinamakan Api terjun karena pada saat air jatuh dari ketinggian sekitar 2000 kaki, mirip dengan cairan lava yang sedang jatuh dari atas. Sebenarnya fenomena ini bukanlah lava yang jatuh, melainkan air yang sedang terjun mendapatkan efek dari sinar matahari yang akan terbenam.


Fenomena ini harus didukung dengan cuaca yang cerah, keberadaan matahari yang tepat saat menyinari air, dan debit air yang cukup banyak sehingga membuat air terjun mirip dengan cairan lava yang sedang jatuh.
Ice Circle


Fenomena Ice Circle ini bisa terjadi di mana saja. Biasanya fenomena ini sering terjadi di daerah sungai yang meiliki arus yang lambat serta iklim yang dingin. Bentuknya mirip seperti piringan yang berputar secara perlahan. Fenomena ini juga pernah terjadi sekitar tahun 1930 di Toronto, Canada.
Ice circle juga bisa terjadi pada danau yang terdapat sumber gas metana di dasarnya. Gas ini muncul ke permukaan membentuk pusaran air hangat. Ketika pusaran air mencapai permukaan danau,air danau melelehkan es sehingga terbentuklah lingkaran seperti cincin.

Fenomena lingkaran es ini hanya terjadi pada sungai atau danau yang beku yang memiliki arus lambat, atau pada kelokan sungai, yang mana arus pada kelokan menciptakan gerak rotasi. Gerak rotasi ini mematahkan bongkahan es dan memutarnya sehingga membentuk lingkaran-lingkaran sempurna. Munculnya lingkaran es ini pernah terjadi di Skandinavia,Inggris,juga Toronto.
Gelombang Beku
Fenomena ini terjadi di daerah Antartika. Penyebab utamanya disebabkan oleh reaksi antara salju dengan kondisi di Antartika. Misalnya, sebuah gunung es yang jatuh ke laut akan menimbulkan gelombang. Nah, gelombang tersebut bereaksi dengan salju dan akan menghasilkan gelombang beku.
Fenomena ini terjadi di daerah Antartika. Penyebab utamanya disebabkan oleh reaksi antara salju dengan kondisi di Antartika. Misalnya, sebuah gunung es yang jatuh ke laut akan menimbulkan gelombang. Nah, gelombang tersebut bereaksi dengan salju dan akan menghasilkan gelombang beku.

Apabila gunung es yang jatuh ke laut membawa Alga, maka gelombang yang terbentuk akan memiliki garis-garis warna seperti, hijau, coklat, hitam dan kuning.
Morning Glory Cloud
Fenomena ini tergolong suatu fenomena yang sangat langka. Namun, pernah terjadi di Teluk Carpenataria, Australia. Awan ini bentuknya memanjang, bisa mencapai 1000 km dan ada pada ketinggian antara 1-2 km.
Fenomena ini tergolong suatu fenomena yang sangat langka. Namun, pernah terjadi di Teluk Carpenataria, Australia. Awan ini bentuknya memanjang, bisa mencapai 1000 km dan ada pada ketinggian antara 1-2 km.

Morning Glory Cloud sering juga disebut Solitary atau Soliton Wave, karena bentuknya seperti gelombang yang bergerak dengan kecepatan 60km/h.
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)